Tempo hari memang diputuskan proyek ini dibayarkan borongan, biar bisa cepet selesai n kita terima beres. Tapi gimana mau cepet lha wong tukangnya yang dipake cuman 2 orang trus mandornya wara wiri. Padahal janjinya 3 bulan kelar n pake 6 tukang.
Baru juga sebulan ini pake 4 tukang sama mandornya 5 orang. Kita ya ngga bisa protes soale kita khan terima progress aja.
Trus salahnya kenapa kemaren aku ngga ngeyel buat hitam putih. Jangan percaya dengan gentleman aggreement klo sudah urusannya duit. Ngga ada,namanya best fren. Tetep bisnis is bisnis. Aduh peelingku ini emang so strong banget.
Terus nggak enaknya klo ada perubahan yang mau disesuaikan situasi dan kondisi. Ribet. UUD, masalahnya!
Begh! Dulu bangun ribet duitnya. Sekarang muyak tukangnya. Tau gitu mending dibayar harian aja. Nggak muyek! Kali kita pengen begini n begitu. Mau kita ancurin lagi batanya nggak masalah.
Sama itu lho dari dulu aku bolak balik minta gambar. Aku tuh sebenernya mau bayar arsitek. Emang mahal tapu khan nggak bakalan muyek. Itungan tangga aja salah kok. Wih pening!
$abar nahan dongkil. Dihadapin aja. Yg penting diurusin nanti klo udah jadi nyesal nggak sesuai harapan.
Semangat aja deh!
$uka duka membangun. Next yang mesti diperhatikan
1) gambar dulu bayar arsitek, biar mahal ngga apa. Sekalian RABnya
2) buat kontrak kerja n target pembangunan. Klo perlu ada penalty. Tanda tangan bermaterai. Nggak pedulu itu sodaramu.
Wednesday, May 21, 2014
Problem project
Whats wrong with me
Aku sebenernya ngantuk n capek buanget. Biasanya aku cepat tidur. Tapi udah beberapa harini susah tidur. Jujur aku pengen mata kuat melek n badan kuat tanpa makan.
Tidur dan makan aku tengah kehilangan selera keduanya. Banyak yg kupikirkan.
Rasanya jam segini aku baru merasa tenang.
Monday, May 19, 2014
The house of project
Judulnya kayaknya keren ya. Hehe, kayaknya proyek seiprit tapi ratusan jeti. Sebenernya banyak banget ideku tapi jadi sering mental karena terbentur "SIKON". Pada akhirnya aku pun malas melemparkan ide. Karena mungkin ideku dianggap konyol atau tak berselera dengan jaman sekarang. Tapi aku tetap kekeh pengen ikut andil biar nggak menyesal meskipun banyak hal kerap kena,makian. Contohnya nih, pesan kusen di maki. Serba salah!
Pengen buat lemari simpanan (nggak ada solusi). Tadi mikir lama banget pas liat project. Seharusnya tempo hari aku ngga mundur dengan ideku. Karena bisa diakalin dengan pintu pintu kayu yang bisa membuka. Jadilah ceruk multi guna. Bisa nyimpen apa aja dengan rak tinggi beli di ace hardware. Tapi masak batanya mau di robohkan lagi. Terus aku mesti pesen kusen dulu. Belum sama kontraktornya di bilang plan plin. Aishhhh! Bingung ya.
Kadang tuh takut ngelempar ide, soale klo kedepannya bad idea pasti disalahkan terus. Namanya juga selera ya.
Emang gitu deh klo lagi built bakal sering makan hati.
Harini aku sedikit mencuri waktu baca referensi siapa tahu bisa dapet ide. Soale semangat lagi dapat oppurtunity. Tadinya, udah muales aja tapi mikirin investnya banyak banget dipinggirkan dulu deh betenya sama . . . . .
Beneran abis nggak nyambungnya itu lho! Ditanya, marah!
Ditanya malah balik bertanya trus marah!
Dicuekin, project,berantakan. Halah! Mumet!
Wednesday, April 23, 2014
Harini
Aku baru saja pulang dari luar negeri. Jadi hari ini aku ada di rumah. Hanya di rumah saja.
Mencuci pakaian dengan mesin sampai 3 giling dan tangan, menjemur semua pakaian termasuk yang masih memal sisa kemarin. Menyetrika pakaian 4 keranjang, melipat pakaian 2 keranjang, memasak, mencuci piring, menyapu, mengepel, beresin kamar bawah. Aish, cukup dulu listnya. Itu semua disela rengekan n banyak permintaan anakku sehingga semuanya itu bisa tertunda tanpa jelas. Bisa nggak cukup waktunya.
Harini juga mau belanja material untuk proyek sekalian mikirin tinggi bangunan baiknya gimana. Pusink!
Pengen bisa ngetik berjam~jam nggak terganggu,n suasananya tenang jadi enak mikirnya.
Rasanya suntuk n mau teriak aja. Apalagi kalo lihat laporan keuangan yang nggak jelas lari kemana n untuk apa?
Mau tanya rumput yang bergoyang?
Sudah tak terbilang rasa jenuh ini.
Monday, April 21, 2014
Liburan
12 tahun lebih on nothing.
Acapkali hanya membelikan tiket orang bepergian. Jealous liat orang lain berlibur tapi kita yang bayarin. Hitung aja setahun berapa kali. Setiap beli tiket itu hatiku kesal luar biasa. Hidup emang nggak adil!
Selalu banyak alasan. UUD. Ujung~ujungnya duit. Ya iyalah kami pergi pasti nggak bakalan mursida. Tapi nggak pernah mikir cost untuk Pembokat yang sampe PP 3 kali tahun lalu, itu juga dibayarin. Itu belum sama emble yang laen.
Mo minta keadilan sama siapa. Berat sebelah posisi dimana. Selalu saja menjadi manusia yang mengalah.
Lihat aja 2 bulan mo deket lebaran, lagi bakal heboh harus ada pembelian tiket maning plus de el de el.
Hadeuhhhh puayaahhhh berat sebelah. Katakan pada rumput bergoyang aku sudah tak tahan.
Menabung untuk berlibur sementara orang lain bisa lho tinggal sms or angkat telpon, minta dibayarin.
Gigit jari. Nahan sesak. Kapan keadilan bisa ditegakkan tanpa sadar dan mengerti posisi mana yanv berat sebelah dan bagian mana yang terjepit perasaannya.
Thursday, February 06, 2014
Saturday, February 01, 2014
Thursday, December 12, 2013
Balikpapan Kota Macet
Tiap hari bolak-balik jemput anak-anak sekolah jadi tahu situasi lalu lintas kota Balikpapan saat ini.
Titik macet di depan Solaria MT Haryono. Trus jembatan DAM.
Simpangan ke Pupuk, SMP 7 and POM Bensin DAM. Top banget disitu muacetnya. After that seratus meter menuju lampu merah DAM.
Lepas dari situ sepanjang jalan BP bahkan bisa tiga line mobil, tinggal pintar berkelit saja.
Napas belum kelar kalo bukan berada di depan Tanjung Pura.
Itupun kadang ada kendaraan yang melaju lambat di tengah, mbok ya kepinggir khan ngga menghambat laju mobil lain.
Thursday, October 31, 2013
Paris Jet time
Saturday, August 24, 2013
Wednesday, August 21, 2013
Happy Anniversary 1 Decade
Tanpa terasa
Bagiku perjalanan ini sangat menguras semua perasaan
Bukan perkara mudah
Hanya ingin menjalani semuanya bagai air yang mengalir bersama sejernih mata air di surga
Aku tahu selalu ada kerikil tajam dijejak langkah yang akan kita lewati
Hanya doa semoga kita tetap saling menatap dan lebih kuat dari sebelumnya.
Tak goyah meski ada adu domba hingga maut memisahkan.
Terima kasih Tuhan
Terima kasih cinta
Happy Wedding Our Annivesary 10 th
21st August
Monday, August 12, 2013
Monday, June 10, 2013
Diujung Pagi
Teriakan itu bagai bom ditelingaku
Sebelum aku memasuki batas
Aku yakin tapi lelah mendera
Langkahku tak berhenti
Itu tempat yang kuhapal
Tapi bukan tempat yang kuinginkan
Terlalu banyak memori
Dan tempat itu kenyataan yang membosankan
Tapi hanya sekejap aku telah melakukan kesalahan
Dia mengetahuinya
Aku menutup mulutnya
Ramai orang mencari
Aku seolah tak tahu
Aku kalut
Aku melihatnya menangis
Dan akhirnya aku pun mengakui
Kemudian
Aku telah menjadi gila
Arrrggghhhh
Diujung pagi
Thursday, June 06, 2013
Perpisahan TKIT Istiqamah Balikpapan
Harini Sunny dan Bebi hadir di acara Perpisahan TKIT Istiqamah Balikpapan bertempat di Gedung Benua Patra Balikpapan. Yah, nggak terasa si Sunny sudah selesai TK n Bebi naik kelas ke TK B. Kok, aku ngerasa suasananya lebih haru daripada Varo dulu. Klo dulu berasa lega. Aneh!
Soalnya jelas dulu waktu Varo di Al Azhar abis itu udah ngga ada hubungan lagi. Tapi ini khan masih bakalan ketemu lagi soalnya SD nya juga di lingkup yang sama.
Oya Sunny isi acara baca syair. Tadinya aku ngebayangin seperti apa gayanya. Beranikah? Makanya setiap pulang sekolah selama dua minggu ini aku tanyain latihannya, n jawabnya selalu sama.
"Aku bukan baca syairnya Mama!".
Lha, kata bu guru dia baca syair, gimana sih nih anak, aku cuman mikir gitu.
Terus di suruh pake gamis cowok sama sorban. Syukurlah aku dapet di butik langganan di salah satu mall di pusat kota Balikpapan seminggu yang lalu. Warnanya orange n Alhamdulillah, ngga pake muter-muter beli sorbannya di butik lain tapi satu lantai. Tapi ya gitu deh, harganya lebih mahal dibandingkan di tempat lain.
Sementara Bebi tampil dengan grup drumbandnya. Bajunya, jangan ditanya mahal juga lho. Kalo Bebi bawa alat drum besar. Sayangnya, aku ngga bisa foto soalnya aku bingung cari dia. Eh, pas ketemu dia di tengah n mukul drumnya sambil nangis. Keterusan deh nangisnya sampe pulang. Padahal aku pikir dia bakalan lebih berani.
Kembali si Sunny. Kebetulan dia tampil sebelum drumband. Pas deh repotnya ngurus dua anak mo tampil.
Ternyata yah, pantes aja Sunny bilang ngga baca syair. Dia itu sebagai background doang hahaha. . . . . .
Tadinya aku sempet mikir juga kok Sunny segitu pentingnya ditanyain sama guru. Ternyata ada dua pasang anak yang memainkan kain dibelakang anak lain yang sedang membaca syair. Praktis kalo salah satu anak tidak ada, satu kain tidak bisa dimainkan. Dan salah satu anak itu adalah anakku. Hehe
Ya gitu deh tampilnya abis mainin kain, tiduran baru cengar-cengir di ujung ngga kelihatan baru turun dari panggung.
Syukurlah akhirnya selesai. Besok bagi rapot trus libur sebulan.
Tinggal ngurus Varo, senin ulangan umum.
Monday, May 27, 2013
Medio Kini
Aku tak mendengar suaraku sendiri
Pikiranku tak sejalan
Titik balik kulminasi
Efek plasebo
Hampa udara
Kekinian melingkup sejuta galau
Polaris
Wednesday, May 22, 2013
Tuesday, May 21, 2013
Jenuh = Depresi
Aku sedang berada di titik kebosanan plus kelelahan dalam hidup ini.
Menjadi Ibu Rumah Tangga bukanlah profesi yang mudah.
Lelah luar biasa plus didera kebosanan yang bisa membunuh jiwa.
Pekerjaan ini tak ada habisnya nyaris membuatku tercekik sendiri.
Parahnya hampir semua rencana yang kususun berantakan.
Selalu saja ada perubahan yang harus ku follow up.
Heh¡
Monday, May 20, 2013
Kesedihanku
Aku ngga percaya. Suer banget! Tegaaaaa Varo pembohong!
Jadi selama 1,5 bulan ini aku dikibulin sama diaaaa.
Aku juga dibikin maluuuu sama diaaaa
Aku harus minta maaaf gara2 diaaaaa
Tapi apa dayaku aku hanya bisa maafin diaaaa
Varooooooo kenapa kau bohongi Mama?